Saat ini kawasan Danau Toba merupakan Kawasan Strategis Nasional dan menjadi satu dari empat ikon baru pariwisata Indonesia. Pengembangan kawasan Danau Toba juga telah memberi dampak penurunan kualitas lingkungan sebagai efek dari peningkatan kegiatan sosial ekonomi, industri dan pemukiman di kawasan tersebut. Sebagai salah satu daerah yang berada dalam ekosistem kawasan Danau Toba, Kab. Asahan juga terkena dampak negatif dari penurunan kualitas lingkungan.

Menyikapi hal tersebut, Forkopimda Asahan laksanakan penanaman sejuta pohon yang dilaunching di Desa Sei Dua Hulu Kec. Simpang Empat, Selasa (15/10/2019). Kegiatan yang merupakan inisiasi dari Kapoldasu tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Asahan, Sekda Kab. Asahan, Ketua TP PKK Kab. Asahan, Ketua Bhayangkari, OPD, Camat, Kepala Desa dan masyarakat.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitapulu dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat mengurangi dampak pemanasan global lewat penanaman sejuta pohon. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu memberikan kontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Bupati Asahan H. Surya, B.Sc dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk lebih memelihara lingkungannya. Beliau juga berharap kepada para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, LSM, wartawan dan mahasiswa untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memelihara lingkungan, hutan dan alam sekitar yang memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kab. Asahan beserta jajaran laksanakan penanaman 12 ribu bibit pohon yang akan dilaksanakan secara bertahap serta menyerahkan secara simbolis bibit pohon kepada Kepala Desa Sei Dua Hulu, Suka Raja, Simpang Empat dan Perwakilan Danyon 126/KC.

Related Post

No Comments

Leave a Comment