Regulasi merupakan suatu peraturan yang dibuat untuk membantu mengendalikan suatu kelompok, lembaga/ organisasi, dan masyarakat demi mencapai tujuan tertentu dalam kehidupan bersama, bermasyarakat, dan bersosialisasi.

Tujuan dibuatnya regulasi atau aturan adalah untuk mengendalikan manusia atau masyarakat dengan batasan-batasan tertentu. Regulasi diberlakukan pada berbagai lembaga masyarakat, baik untuk keperluan masyarakat umum maupun untuk bisnis. Istilah regulasi banyak digunakan dalam berbagai bidang, sehingga definisinya cukup luas. Namun secara umum kata regulasi digunakan untuk menggambarkan suatu peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam rangka mewujudkan pembangunan perkebunan di Asahan yang berkesinambungan serta mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, meningkatkan ekonomi masyarakat serta pembangunan Sumber Daya Manusia, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Asahan menggelar sosialisasi tentang pentingnya sebuah regulasi perkebunan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Marina Kisaran, Senin (25/11/2019) dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Seksi Pembinaan Usaha Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara (Indra Gunawan Girsang, STP, M.Ma), Anggota DPRD Kab. Asahan, Kepala Dinas Pertanian Kab. Asahan dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporan panita yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kab. Asahan Ir. Oktoni Eryanto, M.Ma mengatakan latar belakang diselenggarakannya sosialisasi ini adalah sebagai wadah silaturahmi antar pelaku usaha perkebunan besar di Kabupaten Asahan dengan Pemerintah Kabupaten Asahan serta menjelaskan tentang regulasi yang mengatur kewajiban para pelaku usaha khususnya perusahaan-perusahaan perkebunan negara maupun swasta.

Kadis Pertanian menyampaikan peserta yang hadir berjumlah 60 orang yang terdiri dari perwakilan perusahaan-perusahaan besar milik negara maupun swasta di wilayah Kabupaten Asahan. Untuk sumber dana dari kegiatan sosialisasi ini berasal dari APBD Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Tahun 2019.

Bupati Asahan H.Surya, B.Sc dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. John Hardi Nasution, M.Si mengatakan untuk diketahui bersama pada tahun 2018 ekonomi di Kabupaten Asahan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 5,61% sesuai data yang telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik Kab.Asahan. Sektor pertanian termasuk perkebunan, kehutanan dan perikanan adalah penyumbang angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) paling besar di Kabupaten Asahan.

Hal ini membuktikan bahwa sektor perkebunan merupakan salah satu sektor utama penunjang pembangunan perekonomian di Kabupaten Asahan. Potensi dan kontribusi yang besar ini diharapkan mampu memberikan dampak positif pada masyarakat Asahan.

Selanjutnya beliau mengatakan saat ini kondisi ekonomi pasar global sedang fluktuatif (tidak stabil), sehingga harga di hampir seluruh komoditas perkebunan mengalami penurunan yang juga berdampak pada perekonomian nasional.

Banyaknya isu-isu negatif yang menyerang hasil produk perkebunan kita, seperti yang terjadi pada produk kelapa sawit Indonesia di pasar Internasional yang beredar isu tentang sawit dari Indonesia diklaim berasal dari hasil Deforestrasi (perusakan hutan), tidak berkelanjutan dan tidak memenuhi standar kualitas pasar Internasional.

Beliau menyampaikan kita harus membantah isu-isu ini dengan melakukan perbaikan baik dari sisi regulasi dan kualitas produk yang dihasilkan. Untuk itu Pemerintah Indonesia mengambil langkah dengan memperbaharui regulasi-regulasi agar lebih menekankan pembangunan perkebunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan dan mengutamakan kualitas berbasis kemitraan.

Dalam pertemuan ini beliau menjelaskan akan dilaksanakan pemaparan dan pembahasan serta diskusi bersama dengan para narasumber yang telah hadir mengenai regulasi tentang kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha perkebunan besar, regulasi tentang pembangunan perkebunan yang berkelanjutan serta pembahasan mengenai aturan tentang ternak yang berintegrasi dengan usaha perkebunan yang selama ini menjadi permasalahan bagi pelaku usaha perkebunan besar di lapangan.

Sebelum mengakhiri sambutannya beliau berharap agar sosialisasi ini dilaksanakan dengan baik agar bermanfaat bagi pemerintah, dunia usahan serta masyarakat Kabupaten Asahan yang pada akhirnya Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Asahan dapat terwujud.

Narasumber dalam kegiatan ini yaitu, Kepala Seksi Pembinaan Usaha Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Indra Gunawan Girsang, STP, M. Ma dan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Asahan Refmi Dewita, SE.

Related Post

No Comments

Leave a Comment