Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si dalam siaran persnya, Rabu (22/4/2020) menjelaskan berdasarakan surat Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Balai Besar Laboratorium Kesehatan RI, No : UM.01.05/XL.I/1308/2020 perihal Hasil Pemeriksaan Sampel Covid 19, menyatakan bahwa HR dinyatakan positif Covid-19, dan kini menjalani perawatan medis di RS Martha Friska Medan.

“Dengan bertambahnya jumlah positif Covid-19, maka untuk  Asahan bertambah menjadi empat orang, dua dalam perawatan, satu meninggal dan satu orang sembuh,” jelas beliau.

Sedangkan suaminya ML,56 tahun, masih dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), karena hasil swab belum keluar.

Menurut beliau, HR, bersama suaminya sudah menderita sakit sejak 14 Maret 2020, sudah ditetapkan Orang Dalam Pemantauan karena menunjukkan gejala dan secara rutin kesehatannya diperiksa, namun hasil pemeriksaan pada 9 April 2020 dengan uji rapid tes dinyatakan positif dan ditetapkan sebagai PDP dan dirujuk ke RS Martha Friska Medan.

Beliau mengatakan pada penetapan status PDP pihak keluarganya sudah menjalani pemeriksaan dan isolasi mandiri selama 14 hari, namun sampai saat ini tidak menunjukan gejala.

Oleh sebab itu beliau menghimbau masyarakat jangan panik dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk memilih diam di rumah.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Asahan, ” jelas beliau.

Related Post

No Comments

Leave a Comment